Sahabat Blogger

Tampilkan postingan dengan label Watashi wa... Lagi waras. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Watashi wa... Lagi waras. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Juli 2013

Kopdar bareng anak KC-Bon (Komunitas Cosplay Cirebon)


KC-Bon (Komunitas Cosplay Cirebon)
Hoaaa... Ohayou minna-sama~~~
Eh? mumpung bulan Ramadhan kudu ngucap salam dulu deh biar abdel afdhol :3
ASSALAMU'ALAIKUM WAROHMATULLOHI WABAROKAATUH  :)
Anoo... Anata-tachi wa genki desu ka? genki dayo na :)

Lama nggak ngepost nih. Ini postingan pertama gue di bulan July *selamat datang july* dan postingan pertama diminggu pertama puasa Ramadhan 1434H. Alhamdullillah sampai hari ini puasa gue masih lancar walafiat. Kalian sendiri gimana? masih full dong? nggak bolong-bolong kan ya puasanya? Bagus! *kasih jempol gajah mada*

Jadi sebenernya bahagia itu sederhana ketika kita bisa mendapatkan teman baru dan banyak ilmu. Yup! yang selama ini gue cari setelah melewati penantian begitu panjang dan akhirnya ketemu juga sama Komunitas pecinta Anime di Cirebon. Gue seneng, gue ganteng. Ekhem! *benerin kerah baju*
Adalah KC-Bon : Komunitas Cosplay Cirebon. Berdiri sudah lumayan lama (katanya) dan sudah lumayan banyak juga anggotanya. Termasuk gue sebagai member baru :3
Member KC-Bon and other cosplayers
Ceritanya sore tadi. Sabtu, 13 JULY 2013. Gue sengaja dateng buat ngikut acara buka bersama yang diadain sama admin KC-Bon Ryuuki Icha di Q-noy cafe and resto - @GrageMall_Cirebon Lt.3. Yah... seperti biasanya gue kalau ngikut kopdar pertama kali itu rasanya pasti kaku banget kayak abis nelen linggis.

Sabtu, 29 Juni 2013

Karena tertawa bersama bisa membuat Kita lebih bersahabat :')

Seperti yang sudah gue ceritain sebelumnya disini. Hari ini, Kamis 27 Juni 2013, gue diundang sama temen sekantor buat ngehadirin acara syukuran pengangkatan karyawan doi. Acaranya bakal diadain disatu rumah makan sundah gitu. Ya... gue sih ok ok aja, kan. Apalagi dapet undangan makan gratisan begitu? Siapa coba yang mau nolak. Muahahaha... #MentalHorangKismin #NggakMauRugi
Kita udah janjian sekitar jam 4an. Nah, berhubung gue orangnya on time apalagi sama yang gratisan begitu harus sangat on time. Gue dateng sebelum jam 4. Nyampe tempat hajat, masih belum ada yang dateng bahkan yang empunya hajat. Ok, gue rela nunggu. Gue rela nunggu demi dapet gratisan. Mihihihi....
Waktu sudah menunjukkan pukul 16.40 menit lebih tapi mereka masih juga belum dateng. Berhubung gue datengnya bareng pacar, dan pacar gue ngambek gegara kelamaan nunggu. Jadi gue balik dulu dan dateng lagi pas jam 6. Iya jam 6 sore mereka baru pada dateng. Apa coba alasan mereka? mereka bilang kena macet. *Yaelah... lu kira di Jekardah pake acara macet gitu? Heuh -..-"
Ciyan kan si bebe jadi bete :|
Ok gue maafin demi yang gratisan. Intinya sih semua karena gratisan jadi semua termaafkan xD
Dan... beginilah acaranya....
Kyaaa~~~

Rabu, 22 Mei 2013

Welcome to the jungle, Nak!



Si baby salah pokus :/
Kamis, 16 Mei 2013 Pkl. 16.15 WIB.  Disebuah Rumah Bersalin, lahir seorang bayi berjenis kelamin perempuan dengan alhamdullillah sehat walafiat tanpa kurang suatu apapun x)
Anak dari adek laki-laki ibu gue yang nomer 2. (Fyi, mereka 12 bersaudara, 2 diantarannya sudah meninggal). Jadi paman lagi? Nambah tua dewasa dong gue? berarti gue… om-om. Begitu kah? ‘Iya ben. Elu emang om-om’ HEH!
Benar kata pepatah, buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya. Kecuali buah itu dibawa tupai, terus dijatuhin ditempat nun jauh diujung sebrang. *Halah!*
Si baby lucu ini memang mirip sekali sama bapaknya. Putih, bersih, matanya agak belo, Rambutnya keriting, unyu-unyu gitu. Justru tidak ada kemiripan dari sang Bunda. Heran? Gue juga. Yah… meskipun gue nggak begitu suka sama anak kecil. Kenapa? Simple, karena gue bukan pedopil juga nggak mau disangkain om-om pedopil. Tapi kalau sama baby baru lahir sih, suka lah dikit-dikit. Apalagi noh, si pacar antusias banget, “ a, ini baby nya dipinjem aja yah. Dibawa pulang, gitu. Hehe… abis lucu sih… ” Katanya Sambil nyiumin pipi gue si baby. “Ini bukan maenan, bey. Bukan!” *Mati*

Jumat, 05 April 2013

Cara menghilangkan CAPTA di comment box



Blogwalking (berkunjung ke blog lain) adalah kegiatan rutin yang gue lakukan ketika ada waktu senggang sepulang bekerja. Selain untuk mencari informasi juga untuk menambah banyak ilmu, tentunya ilmu dalam kepenulisan. Tapi betapa menyebalkannya ketika gue hendak berkomentar pada  artikel yang gue baca, kemudian harus memasukkan kode verifikasi kata yang yah… you know lah, kombinasi huruf-hurufnya itu membuat mata mendadak katarak. Sudah gitu kita disangka robot apabila salah dalam memasukkan verifikasi kata tersebut. Kampret kan? Memang.
Gue bukan robot -..-"
Untuk itulah kenapa gue ingin sekali berbagi bagaimana cara menghilangkan kode verifikasi (CAPTA) di comment box. Ini semua demi kejernihan mata kita, Ya! Karena mata yang sehat akan banyak hati yang terpikat. *apeuh nggak nyambung :/* 
 
Berikut cara menghilangkan CAPTA di  comment box :

Rabu, 03 April 2013

Cara Menghilangkan BlackList Smadav Pro

Sistem komputer yang terjangkit virus itu memang hal yang sangat menyebalkan. Lebih menyebalkan lagi jika anti virus yang dipakai tidak ampuh untuk menghilangkan virus tersebut, ditambah lagi penggunaan anti virus bajakan sehingga seringkali anti virus tersebut di Blacklist oleh pemilik applikasi anti virus tersebut. Nyesek? Pasti.
Smadav Pro yang di blacklist
Nah, dalam postingan kali ini saya akan berbagi cara menghilangkan tanda Bajakan (Blacklist) pada aplikasi anti virus Smadav.

Cara Menghilangkan Tanda Bajakan (Blacklist) Smadav Pro :

Selasa, 02 April 2013

Etika blogger apik

Memiliki sebuah website atau sebuah diary online semacam blog tentunya kita harus tau etika tentang bagaimana menjadi seorang blogger yang baik. Untuk itu, saya memiliki beberapa tips menjadi blogger yang baik dan apik semata-mata agar supaya kita bisa lebih tau bagaimana cara menghormati sesama blogger dan mengapresiasi karya mereka. 

Berikut beberapa tips menjadi blogger apik yang tentunya menurut kesimpulan yang saya dapatkan dari pengalaman selama menjadi seorang blogger :

Minggu, 31 Maret 2013

Story teller of Raditya Dika

Mutun (muka kartun)
You know who is Kambing jantan?
let's see...
Profil :
Nama                : Raditya Dika
Nick                  : Radith,Dika, DICK-a, kambing, mutun (muka kartun) atau dikung.
Lahir                 : Jakarta, 28 Desember 1984.
Tempat Lahir     : Dokter Hewan (serius! [?])
Pendidikan        : Alumnus SMA 70 Bulungan-Jakarta selatan, Adelaide university-Australia.
Karir                 : Penulis, Director, StandUp Comedian.
Cita-cita            : Punya pacar Britney Spears. 
Twitter               : @radityadika

Keluarga
Keturunan         : Batak
Marga               : Nasution 

Papa Nasution (Bokap Radith) : Punya kebiasaan unik yaitu selalu menekankan mengganti celana dalam setiap hari dan senam kentut tiap pagi.
Mama Nasution (Nyokap Radith) : Orangnya panikan banget. Terlalu berlebihan menanggapi hal yang terjadi terhadap anak-anaknya.
ex :
"Mah, yudith boleh ikut abang nonton konser kuburan band nggak?" Kata Yudith memohon.
"Kuburan band yang dandananya aneh itu ya? yang metal-metal itu, kan? nanti kalo kamu nonton terus keinjek-injek penonton yang lain gimana? kalo kamu sampe pingsan desek-desekan, gimana?" Mulai panik.
"Tapi mah..."
"JANGAN! pokoknya jangan!"
"...."
Lihat kan? itulah nyokapnya Radith suka overprotective terhadap anak-anaknya.
Raditya Dika (Sulung) : Sebagai anak paling tua, ia pun mengemban misi sangat berbahaya untuk melindungi adik-adiknya dari serangan alien. Entah apa alasan alien-alien itu mengincar adik-adiknya terutama Edgar si bungsu adalah target utama penyerangan itu.
Belakangan diketahui Edgar memiliki DNA yang menurut dokter peneliti mirip DNA makhluk asing. Mungkinkah Edgar... ? 
Yuditha  (Adik pertama Radith) : Dekil, item, namun cerdas. Mempunyai IQ diatas rata-rata. Ia bersekolah di Al-azhar-Jakarta. Masuk kelas aklerasi juga loh... 
Ingga-Anggi (Kembar) : Serupa tapi tak sama. Tau kenapa? Ya! meski kembar tak selamanya mereka sama. Seperti kembar Ingga-Anggi mereka sangat berbeda. Ingga lebih gendut dari Anggi. Ingga lebih doyan makan ketimbang Anggi. Ingga hiperaktif sedang Anggi pendiam. Nampaknya mereka lebih pantas disebut bukan kembar daripada kembar. 
Edgar (si Bungsu) : Kisah perjalanan hidupnya bisa dibaca dalam semua serial buku Raditya dika. 

History

Sabtu, 16 Maret 2013

A Journey to Find The Kancut Keblenger


Cita–cita gue sederhana kok, hanya ingin bercerita melalui sebuah karya tulis seperti cerpen, atau novel (semoga). Berharap orang–orang bisa tertawa dengan cerita–cerita gue, sejenak melupakan penatnya masalah hidup. Dengan menulis sebuah cerita, gue bisa memvisualisasikan imajinasi dan mimpi–mimpi gue dengan sesuka hati, menentukan sebuah jalan cerita yang dramatis ataupun romantic bahkan yang tragis sekalipun dengan Ending cerita yang tentunya semau gue juga dong. Kekekekkk…

Sejak dibangku SMP, gue sudah hobby buat bikin–bikin cerpen. Sampai pernah satu waktu pas gue iseng cerpen gue tempelin ke mading ternyata banyak yang suka. Lantas banyak diantara mereka yang bilang “Ben, napa nggak jadi penulis aja, cerpen lo lumayan tauk.” Gue amini saja apa kata mereka. Who knows kalau nanti gue beneran jadi penulis terkenal seperti penulis idola gue, Raditya Dika.

Dulu pas SMP, gue masih gaptek banget. Nggak kenal sama yang namanya Internet, wong starting computer aja gue masih nggak ngerti, apalagi sampe ngenal internet. Kayaknya gue lebih paham soal resleting deh ketimbang starting. Iya cuma itu, cemen banget yak. Maklum SMP gue dikampung dan gue juga orang kampung, jadi wajar toh kalau masih gaptek gitu. Itulah kenapa dulu gue lebih suka nulis cerita di kertas selembar atau di halaman belakang buku catetan. Huhukkk…. *keselek keyboard*

Menginjak SMA STM, gue dibeliin netbook sama Ibu. Katanya biar lebih rajin belajarnya. Seneng? Pasti. Setelah fasih mengoprasikan computer, gue mulai dikenalkan lebih jauh apa itu internet. Hingga pada akhirnya, gue pun mulai mengenal dengan dunia maya sosial media, semacam Facebook. Dari situ gue mulai beralih, dari hanya menulis diatas kertas kemudian menulis di Ms.Word lalu mempublikasikannya lewat tab catatan yang disediakan oleh Facebook, sehingga apa yang gue tulis bisa langsung dibaca sama temen–temen gue di FriendList.

Beberapa waktu kemudian, karena dia tau gue suka nulis, ada satu teman sekelas yang nyaranin gue buat bikin blog. Blog? Apa itu blog? baca disini. Katanya, “Fasilitas yang disediakan lebih canggih dari note Facebook. Blog bisa jadi semacam online diary yang nantinya tulisan lo diblog itu akan bisa dibaca oleh lebih banyak orang, bukan hanya di Indonesia tapi sedunia. Gimana? mantap kan? Oia, dengan ngeblog, jika kita serius menekuni bisa juga dijadikan sebagai sumber penghasilan tambahan daripada terus – terusan ngemis duit jajan sama ortu. Mending ngeblog bisa dapet duit. Hehe…” Begitu jelasnya.
Akhirnya gue pun ikutan bikin blog. Dan dari sinilah awal mula bagaimana gue bisa bergabung bareng salah satu Komunitas Blogger Kreatif Indonesia Kancut Keblenger (KK). Jika dilihat dari namanya aneh memang. Gue juga sempet ketipu sama nama ini komunitas. Gue pikir, ini komunitas atau semacam online shop yang jual–jualin daleman ya? Heran.

Waktu itu gue lagi blogwalking di blognya bang Jojon (Yulian Eka Aditya, admin www.theyulianzone.com, Artworker) lagi liat–liat gambar keren bikinan doi. Pas gue lagi asyik memanjakan mata dengan gambar ketjeh, eh disudut kanan bawah blognya ada gambar yang gue pikir ‘kok aneh ya? Ada kancut sama sempak? ini apaan coba?’. Lalu dengan segenap rasa penasaran yang menggebu, gue klik gambar kancut sama sempak yang dibawahnya ada tulisan KancutKeblenger. Dan… voila, ini adalah Sebuah Komunitas Blogger Kreatif Indonesia yang didalamnya terdapat orang–orang keren dan terkenal sebagaimana baru gue ketahui setelah diterima bergabung sama Mincut Irvina Lioni Yuniasari (@Irvinalioni). Seperti Alitt Susanto (@Shitlicious) penulis buku Shitlicious dan Skripshit, ada Joga Cahya Putra (@Yogaesce) juga penulis buku Senior High Stress, ada Yulian Eka Aditya (@Yulianzone) Artworker, ada M. Nasihin (@Xinnosuke) juga Artworker, ada Galih Hidayatullah (@Mas_Aih) penyair, juga ada bang Faza (@FazaMeong) komikus, yang nggambar @JukiHoki dan @PocongPinky dan masih banyak orang–orang keren lainnya disini, di komunitas ini, komunitas bernama Kancut Keblenger. *Speechless*

Tarik kancutnya kaka... :3

 THE MOTHER OF KANCUT KEBLENGER
Banyak sekali ilmu yang bisa gue dapetin dari komunitas Kancut Keblenger ini. Dari gue yang dulunya hanya seorang Blogger amatiran menjadi Blogger yang sudah lumayan nggak amatiran (banget). Gue sekarang lebih tau bagaimana tata cara menulis yang baik dan benar sekaligus menarik, bagaimana cara mengapresiasi karya Blogger lainnya, lebih tau lagi apa itu dunia sosial media, lebih banyak tau tentang singkatan-singkatan dan bahasa modern (katanya) yang biasa dipake sama anak-anak jaman sekarang, lebih uptodate mengenai apa yang sedang nge-Hits sekarang, nggak ketinggalan jaman lagi kayak waktu SMP dulu. Kadang gue merasa lebih keren dari temen-temen gue dirumah ketika tau mereka baru mengenal apa itu Facebook, gue sudah mainan Twitter. Muahahaha…. *benerin kerah baju*

Dan disinilah tempat gue bernaung sekarang. Kancut Keblenger, tempat dimana bukan sekedar menitipkan Link postingan blog gue, tapi lebih ke bagaimana gue bersosialisasi dengan mereka sesama Blogger, baik yang pemula ataupun yang sudah Tua senior. Menjalin sebuah persahabatan, dan membentuk sebuah keluarga baru bareng mereka yang kreatif, cerdas, humble, welcome (baca : keset. Eh?), seru, rame, gokil, ada yang kalem, yang frontal juga ada, tapi yang paling penting sih selain Perjakancutnya yang ngganteng-ngganteng, juga Perawancutnya yang ketjeh-ketjeh ngegemesin gicuh :3 *kemudian digampar berjama’ah sama perawancut*

Rabu, 06 Maret 2013

Perbedaan itu mulai terasa

Apa yang gue rasakan sekarang pastinya banyak diantara kalian yang juga pernah merasakannya. Setelah sekian tahun tak berjumpa dan kemudian tanpa disengaja mendadak dipertemukan kawan lama jaman SMA STM, itu rasanya seperti kembali ke masa lalu dimana kita masih bareng – bareng ngumpul seusai habis kelas. Banyak sekali kisah yang hendak aku sampaikan, tapi apalah daya, waktu jualah yang memisahkan. Sedih sih, Cuma bisa ketemu nggak lebih dari dua jam saja, padahal masih sangat kurang :’(
***
Pagi ini, Selasa 05 Maret 2013, hempon gue tiba – tiba berdering, ada pesan whatsapp. Gue kira siapa, ternyata dari temen SMA STM. Dia kerja diluar kota dan kita nggak pernah ketemu (lagi) semenjak pesta kelulusan di gedung KORPRI jalan Brigjen Darsono dua tahun lalu. Dia bilang, katanya hari ini lagi otw pulang kampung dan dia mau maen ke rumah gue. Seneng? Pasti.
Pas gue tanya, “Serius lu mau maen ke rumah gue, emang lu inget jalan ke rumah gue?”
Dia nge-chat dengan emot senyum – senyum gaje gitu “Hehe… nggak. Gue nggak inget.”

GUBRAKKK !!
Ok, berhubung gue orangnya baik hati ramah tamah dan rajin menabung (nabung dosa maksudnya xD), gue memutuskan buat ketemuan saja, kalau dia sampe nyasar terus nggak bisa pulang? Kan kesian. (._.)/(T_T)
“Yasudah kita ketemuan aja. Jam 5 gue tunggu di ind*mart samping lampu merah.”
“Sip! ntar gue nyamper :)” Balasnya singkat.
Sudah bukan rahasia lagi kalau di Indonesia, JAM KARET merupakan kebiasaan yang sudah mendarah daging pada setiap warga negaranya. Dan kalian tau? inilah yang terjadi ketika gue memutuskan menunggunya. Kita udah janjian buat ketemuan jam 5, dan dia baru datang jam 6.20 menit. Apa coba alasan dia?
Dia bilang ke gue “Sory telat, macet soalnya.” Sambil cengegesan.
“Lu kira ini Jakarta pake alesan macet segala?! Ini di Cirebon, kota kecil bebas macet woii !” You know? Itu rasanya pengen jejelin dia pake tabung elpiji 12kg. Kesel.
Oia, kenapa gue mutusin buat ketemuan di ind*mart bukan ditempat lain? Karena eh karena Ind*mart sekarang sudah mengadaptasi gaya tongkrongan ala 7Eleven di Jakarta sana. Yup! Teras Ind*martnya ada meja sama kursinya buat kita nongkrong. Berasa lagi nongkrong di 7Eleven jadinya. Muahahaha…

Niatnya sih mau silaturahmi sama temen – temen yang ada di Cirebon, tapi mereka pada sibuk semua dan enggak ada yang bales meskipun sudah di kontek via pesbuk sekalipun. Padahal gue udah colek – colekin mereka, tapilah dasarnya mereka, ada juga baru ngerespon setelah status itu sudah kadaluarsa. Huhukkk… *keselek modem*
sok sibuk, pret !xP
Yaudah akhirnya kita berdua mutusin buat nongkrong aja di coffeshop. Dalam perjalan tanpa sengaja kita di pertemukan dengan satu kawan, namanya Budi. Katanya dia mau jemput adeknya yang kerja di salah satu outlet store di mall tersebut. Wah ini sebuah kebetulan apa memang Allah sudah merencakan pertemuan ini? Entahlah…
Sesampainya di J.C*, kita pesen dua cup cappuccino panas dan satu cup dingin buat Budi. Dan dapet gratisan tiga biji chese cake yang nggak besar juga nggak kecil, nanggung gitu ukurannya. Tapi gapapa sih lumayanlah gratisan. Hehe… #AkuCintaGratisan
Ketika kita lagi duduk – duduk ganteng di meja nomer 2 disebelah tembok disamping pintu. Kemudian ada satu kawan lagi namanya Puruur tiba – tiba nyamper entah darimana asalnya, nongol gitu aja. Asli kita bertiga kaget. 


LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...