Cita–cita gue sederhana
kok, hanya ingin bercerita melalui sebuah karya tulis seperti cerpen, atau
novel (semoga). Berharap orang–orang bisa tertawa dengan cerita–cerita gue,
sejenak melupakan penatnya masalah hidup. Dengan menulis sebuah cerita, gue
bisa memvisualisasikan imajinasi dan mimpi–mimpi gue dengan sesuka hati,
menentukan sebuah jalan cerita yang dramatis ataupun romantic bahkan yang
tragis sekalipun dengan Ending cerita yang tentunya semau gue juga dong.
Kekekekkk…
Sejak dibangku SMP, gue
sudah hobby buat bikin–bikin cerpen. Sampai pernah satu waktu pas gue iseng
cerpen gue tempelin ke mading ternyata banyak yang suka. Lantas banyak diantara
mereka yang bilang “Ben, napa nggak jadi
penulis aja, cerpen lo lumayan tauk.” Gue amini saja apa kata mereka. Who knows kalau nanti gue beneran jadi
penulis terkenal seperti penulis idola gue, Raditya Dika.
Dulu pas SMP, gue masih
gaptek banget. Nggak kenal sama yang namanya Internet, wong starting computer
aja gue masih nggak ngerti, apalagi sampe ngenal internet. Kayaknya gue lebih paham
soal resleting deh ketimbang starting. Iya cuma itu, cemen banget yak. Maklum
SMP gue dikampung dan gue juga orang kampung, jadi wajar toh kalau masih gaptek
gitu. Itulah kenapa dulu gue lebih suka nulis cerita di kertas selembar atau di
halaman belakang buku catetan. Huhukkk…. *keselek
keyboard*
Menginjak SMA
STM, gue dibeliin netbook sama Ibu. Katanya biar lebih rajin belajarnya.
Seneng? Pasti. Setelah fasih mengoprasikan computer, gue mulai dikenalkan lebih
jauh apa itu internet. Hingga pada akhirnya, gue pun mulai mengenal dengan
dunia maya sosial media, semacam Facebook. Dari situ gue mulai beralih, dari
hanya menulis diatas kertas kemudian menulis di Ms.Word lalu mempublikasikannya
lewat tab catatan yang disediakan oleh Facebook, sehingga apa yang gue tulis
bisa langsung dibaca sama temen–temen gue di FriendList.
Beberapa waktu
kemudian, karena dia tau gue suka nulis, ada satu teman sekelas yang nyaranin
gue buat bikin blog. Blog? Apa itu blog? baca disini.
Katanya, “Fasilitas yang disediakan lebih
canggih dari note Facebook. Blog bisa jadi semacam online diary yang nantinya
tulisan lo diblog itu akan bisa dibaca oleh lebih banyak orang, bukan hanya di
Indonesia tapi sedunia. Gimana? mantap kan? Oia, dengan ngeblog, jika kita
serius menekuni bisa juga dijadikan sebagai sumber penghasilan tambahan
daripada terus – terusan ngemis duit jajan sama ortu. Mending ngeblog bisa
dapet duit. Hehe…” Begitu jelasnya.
Akhirnya gue pun ikutan
bikin blog. Dan dari sinilah awal mula bagaimana gue bisa bergabung bareng
salah satu Komunitas Blogger Kreatif
Indonesia Kancut Keblenger (KK). Jika dilihat dari namanya aneh memang. Gue
juga sempet ketipu sama nama ini komunitas. Gue pikir, ini komunitas atau semacam
online shop yang jual–jualin daleman ya? Heran.
Waktu itu gue lagi
blogwalking di blognya bang Jojon (Yulian Eka Aditya, admin www.theyulianzone.com,
Artworker) lagi liat–liat gambar keren bikinan doi. Pas gue lagi asyik
memanjakan mata dengan gambar ketjeh, eh disudut kanan bawah blognya ada gambar
yang gue pikir ‘kok aneh ya? Ada kancut
sama sempak? ini apaan coba?’. Lalu dengan segenap rasa penasaran yang
menggebu, gue klik gambar kancut sama sempak yang dibawahnya ada tulisan KancutKeblenger. Dan… voila, ini adalah Sebuah Komunitas
Blogger Kreatif Indonesia yang didalamnya terdapat orang–orang keren dan
terkenal sebagaimana baru gue ketahui setelah diterima bergabung sama Mincut
Irvina Lioni Yuniasari (@Irvinalioni). Seperti Alitt Susanto (@Shitlicious)
penulis buku Shitlicious dan Skripshit, ada Joga Cahya Putra (@Yogaesce) juga
penulis buku Senior High Stress, ada Yulian Eka Aditya (@Yulianzone) Artworker,
ada M. Nasihin (@Xinnosuke) juga Artworker, ada Galih Hidayatullah (@Mas_Aih)
penyair, juga ada bang Faza (@FazaMeong) komikus, yang nggambar @JukiHoki dan @PocongPinky dan masih banyak orang–orang keren lainnya disini, di komunitas
ini, komunitas bernama Kancut Keblenger. *Speechless*
![]() |
| THE MOTHER OF KANCUT KEBLENGER |
Banyak sekali ilmu yang
bisa gue dapetin dari komunitas Kancut Keblenger ini. Dari gue yang dulunya hanya
seorang Blogger amatiran menjadi Blogger yang sudah lumayan nggak amatiran
(banget). Gue sekarang lebih tau bagaimana tata cara menulis yang baik dan
benar sekaligus menarik, bagaimana cara mengapresiasi karya Blogger lainnya, lebih
tau lagi apa itu dunia sosial media, lebih banyak tau tentang
singkatan-singkatan dan bahasa modern (katanya) yang biasa dipake sama
anak-anak jaman sekarang, lebih uptodate
mengenai apa yang sedang nge-Hits sekarang,
nggak ketinggalan jaman lagi kayak waktu SMP dulu. Kadang gue merasa lebih
keren dari temen-temen gue dirumah ketika tau mereka baru mengenal apa itu
Facebook, gue sudah mainan Twitter. Muahahaha…. *benerin kerah baju*
Dan disinilah tempat
gue bernaung sekarang. Kancut Keblenger, tempat dimana bukan sekedar menitipkan Link postingan
blog gue, tapi lebih ke bagaimana gue bersosialisasi dengan mereka sesama
Blogger, baik yang pemula ataupun yang sudah Tua senior. Menjalin sebuah
persahabatan, dan membentuk sebuah keluarga baru bareng mereka yang kreatif,
cerdas, humble, welcome (baca : keset. Eh?), seru, rame, gokil, ada yang kalem,
yang frontal juga ada, tapi yang paling penting sih selain Perjakancutnya yang
ngganteng-ngganteng, juga Perawancutnya yang ketjeh-ketjeh ngegemesin gicuh :3 *kemudian digampar berjama’ah sama
perawancut*










