Sahabat Blogger

Kamis, 10 Oktober 2013

Between the rain

source
Tidak sampai lima menit, hujan turun dengan derasnya. Segera aku pinggirkan maticku bersamaan dengan pengguna jalan lainnya dibawah fly over daerah Sudirman. Beberapa dari mereka nampak sudah kuyup. Untungnya aku lebih cekatan, sehingga sedikit saja dari bagian depan kemejaku yang basa.

Aku mulai bosan karena hujan yang tak kunjung reda. Mulai mencari-cari solusi bagaimana mengusir rasa bosan ini. Setelahku kunci ganda maticku, kemudian beranjak untuk sekedar mencari barangkali ada penjual minuman hangat semacam wedang jahe atau semacamnya.
Pucuk dicinta ulam pun tiba, aku melihat seorang ibu-ibu, nampaknya menyediakan apa yang aku butuhkan. Aku hampiri ibu tersebut, aku pesan wedang jahe engan beberapa potong gorengan sebagai pelengkap.

"Bu, sudah lama jualan disini?" daripada tidak ada teman mengobrol, aku mencoba berbincang dengan ibu penjual wedang.

Namanya ibu Supi. Beliau sudah menekuni usahanya selama lebih dari 10 tahun. Ketika ditanya, "Apakah ibu tidak takut sama petugas?" dengan wajah yang cenderung pasrah, "Itu sih udah jadi makanan sehari-hari, mas. Takut sih ada, tapi mau bagaimana lagi. Kalo nggak kayak gini, mau dikasih makan apa anak-anak ibu dirumah." katanya sambil membolak-balik gorengan bakwannya diatas wajan.

Yah... aku cukup mengerti dengan penderitaan ibu Supi ini. Memang, di negara ini hal semacam itu sudah tidak asing lagi. Giliran pedagang kecil ditindas, sedang pengusaha minimarket yang sekarang-sekarang ini tumbuh bak jamur dikulit, dibiarkan sama sekali. Miris.

Ketika aku mulai menikmati suasana perbincangan ditengah hujan seperti ini, ada diantara mereka yang berteduh berhasil mengalihkan pandanganku. Dalam beberapa detik kami sempat beradu pandang, rasanya berbeda. Entahlah...

Layaknya adegan dalam FTV, dengan anggun Ia mengibas-kibaskan rambut panjangnya yang sebelumnya Ia kuncir. Hitam, panjang, mempesona.  Kemeja warna pink yang Ia kenakan terlihat tranpasan akibat bercak hujan, ditambah setelan rok pendek selutut mempertontonkan kakinya yang jenjang. Wajahnya begitu manis dengan bibir tipis mengkilat semakin menambah gerah saja.

"Mas, kok ngelamun. Itu wedangnya dilalerin." tegur Bu Supi membuyarkan lamunanku.

Selasa, 08 Oktober 2013

Idola baru : Panggil dia 'Mumu'

SELAMAT DATANG OKTOBER,
SELAMAT KARENA GUE BISA MENULIS LAGI,
OK!
SELAMAT MEMBACA.
*Uhuk* 
Mutia Hanifah, F, 21th, Blogger, Ilustrator.
Awalnya gue nggak kenal siapa itu Mumu, darimana dia, tinggal dimana, siapa bapaknya, siapa ketua RT-nya, gue nggak tau sama sekali. Sampai pada akhirnya gue mulai tau siapa sebenarnya dia. Tsahhh...
Awal 'perjumpaan' kami adalah ketika gue membeli sebuah novel kolaborasi dari beberapa penulis absurd dari sebuah komunitas blogger kreatif Indonesia yaitu Kancut Keblenger. Meskipun pada dasarnya mereka bukanlah seorang penulis buku profesional sebagaimana mestinya. Namun dengan semangat juang '45-6, akhirnya mereka berhasil nerbitin novel dengan judul KANCUT KEBLENGER : -DIGITAL LOVE- . Jadi isinya itu tentang curhatan para penulis mengenai pengalaman cinta dunia maya atau bahasa kerennya DIGITAL LOVE yang pernah mereka jalani.
From blogger to writer
Dari beberapa cerita yang dipaparkan dalam buku tersebut, gue tertarik dengan salah satu judul cerita yang dibawakan oleh seorang blogger bernama Mutia Han (@Mutialhanan). Dalam cerita, Mumu (begitu Ia biasa dipanggil) ini nampaknya adalah korban cinta monyet. Soalnya doi sudah maen cinta-cinta-an dari jaman SMP kelas 7 dimana manusia normal umur segitu masih maen engklek depan komplek, lah ini si Mumu sudah ngerasain kontroversi hati gitu. Dasar Mumu -..-" *geleng kepala*

Minggu, 04 Agustus 2013

Bukber bareng Komunitas Cosplay Cirebon (C.C)

Teman baru, keluarga baru dan... semua serba baru. Yeah....!

Selain bau-bau lebaran sudah tercium. Semua hal serba baru pun ikut menyertainya. Apalagi kalau bukan baju baru (alhamdullillah...) sepatu baru (alhamdulillah...) celana baru (alhamdullillah...) pacar baru? o..O" #Skip!
Yah meskipun semua serba baru, jangan kemudian yang lama ditinggalin. Semacam temen lama, mungkin?

Hari ini gue seneng karena dapat temen baru lagi. Temen-temen dari C.C : Komunitas Cosplay Cirebon. Setelah kemarin nemu yang namanya KC-Bon (Komunitas Cosplay Cirebon) yang sekarang sudah ganti nama jadi S.K.S (Shinchi Kousen Shinzoku). Gue seneng ketika pada akhirnya bisa di kumpulin sama orang-orang yang satu pemikiran, satu hobby, satu bangsa dan negara. Bagaimana gue bisa memetik banyak sekali pelajaran dan ilmu dari mereka, tentang semua hal mengenai costum play.

Jumat, 02 Agustus 2013

18+ Nambah panjang nih 'Anu'nya

Apeuh... ? :/

Mungkin yang di maksud 'Anu'nya itu ini kali ya?



Ada pepatah mengatakan 'Semakin tua semakin merunduk.' Yah... mungkin sudah waktunya untuk menerapkan pepatah tersebut. Karena kenapa? Kemarin tepat 1 Agustus 199* gue berulang tahun yang ke 18+ <- pembohongan public *kemudian ditabok readers*
OTANJOUBI OMEDETOU ben-kun :')

Selasa, 23 Juli 2013

Aku special bukan Gila!

Namaku Ririn Rinjani. Itu adalah nama pemberian kakek. Aku lebih akrab dengan kakeku ketimbang ibuku sendiri. Sekarang kakekku sudah meninggal. Waktu itu aku masih duduk dibangku kelas 1 sekolah dasar. Aku masih terlalu polos untuk mengartikan kesedihan yang Ibu dan Ayahku rasakan kala itu. Yang aku tahu, kakek pulang ke surga. Itu yang ibu katakan padaku.
Seminggu setelah kepergian kakek. Aku mimpi bertemu kakek. Aku diajaknya jalan-jalan ke tempat yang menurutku indah sekali. Banyak orang disana dengan pakaian serba putih, wajah mereka bercahaya, dan suasana yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata indahnya. Rasanya ibu dan ayah belum pernah mengajakku ke tempat seindah ini. Kakek bilang ini adalah rumahnya sekarang dan kelak aku juga akan pulang kesini. Begitu katanya.
Sebelum kakek mengantarku pulang. Ada semacam cahaya berwarna hijau muda keluar dari telapak tangan kakek. Kakek memberikan cahaya itu kepadaku.
"Simpan ini baik-baik ya, Rin." kata kakek.
"Ini apa, Kek?" Aku bingung untuk apa cahaya itu.
"Nak, bangun sayang. Sudah adzan subuh, ayo bangun. Kita sholat berjama'ah bareng ayah." Belum juga kakek menjelaskan ibuku tiba-tiba membangunkan.
"Hoammm... Ibu... mana Kakek, Bu? Tadi aku ketemu Kakek." celotehku yang masih setengah sadar.
"Kakek?"
"Sudah ayo bangun. Nanti ayah marah loh kalau kelamaan nunggu." kemudian ibu menggendongku ke kamar mandi.
Selesai sholat berjama'ah, aku cerita ke ibu dan ayah kalau tadi aku ketemu kakek, aku juga bilang kalau aku sempet diajak jalan-jalan sama kakek ke surga, katanya.

"Kakek titip salam buat ibu dan ayah."
"Bilang sama kakek, Walaikumsalam." keduanya menjawab dengan penuh senyum.
Mungkin mereka pikir aku hanya mengigau. Ceritaku tadi hanya dianggap bunga tidur biasa yang semua orang juga mengalami. Bagiku? tidak.
***
Aku jelas melihatnya, aku tidak sedang mabuk atau apapun. Dia melihat ke arahku dengan tatapan yang mengerikan. Wajahnya setengah hancur, ada banyak bekas luka disekujur tubuhnya. Entahlah luka karena apa, yang jelas baju yang Ia kenakan nampak sangat kotor, darah segar masih mengalir dari balik luka-lukanya itu. Aku begidik melihatnya. Aku takut.
Aku berusaha untuk tidak melihat ke arahnya lagi. Aku berusaha mempercepat langkahku. Tunggu! kenapa kakiku sulit sekali untuk sekedar digerakkan. Tubuhku terasa kaku. Tatapan itu semakin tajam menghujatku.
'Ya Tuhan. Kenapa ini? Siapa dia? Ada apa dengan tubuhku?' Aku masih berusaha untuk mengendalikan tubuhku. Ditengah ketakutanku yang amat sangat, tiba-tiba dia menghilang tanpa jejak dan tubuhku kembali bisa ku kendalikan. Aku bingung, 'Apa yang barusan terjadi, siapa dia, dan ada apa denganku?'

Kamis, 18 Juli 2013

Koridor Perpustakaan

"Huh! kenapa sih mereka selalu gituin aku!" Sungut Ririn kesal.
"Sudah nggak usah dipikirin. Lagian mereka belum tahu siapa kamu, kan. Jadi wajar kalau mereka bertingkah seperti itu." Senny mencoba menetralisir keadaan.
"Iya, sih! tapi kan nggak terus-terusan gitu juga dong. Kan kesel."
"Terus mau bagaimana lagi. Lah kamu sendiri suka gitu kan. Ngomong sendiri nggak jelas. Yah... Aku sih ngerti kamu pasti lagi ngobrol sama 'mereka' tapi, mereka? mana tahu, kan?"
"Au ah!" Ririn memalingkan mukanya, sinis.
"Marah-marah mulu nih daritadi. Entar cepet tua loh... keriput macam nenek gayung. Mihihihi..."
"Ah lupakan. Nih minum." Senny memberikan sebotol air mineral dingin untuk Ririn. Yah... seenggaknya tenggorokkan Ririn lebih adem ketimbang suasana hatinya sekarang.
Sering dianggap 'aneh' bahkan 'gila' setiap kali Ririn terlihat berkomunikasi dengan 'mereka'. Mungkin banyak orang yang tidak mengetahui hal tersebut kalau sebenarnya Ririn tidak sendiri. Tapi apalah daya, begitu yang orang lain lihat. Bagiku? Tidak. Aku tahu Ririn adalah seorang Indigo meskipun Aku sendiri tidak pernah melihat 'mereka' secara nyata. Tapi aku percaya 'mereka' memang ada.

Senin, 15 Juli 2013

Kopdar bareng anak KC-Bon (Komunitas Cosplay Cirebon)


KC-Bon (Komunitas Cosplay Cirebon)
Hoaaa... Ohayou minna-sama~~~
Eh? mumpung bulan Ramadhan kudu ngucap salam dulu deh biar abdel afdhol :3
ASSALAMU'ALAIKUM WAROHMATULLOHI WABAROKAATUH  :)
Anoo... Anata-tachi wa genki desu ka? genki dayo na :)

Lama nggak ngepost nih. Ini postingan pertama gue di bulan July *selamat datang july* dan postingan pertama diminggu pertama puasa Ramadhan 1434H. Alhamdullillah sampai hari ini puasa gue masih lancar walafiat. Kalian sendiri gimana? masih full dong? nggak bolong-bolong kan ya puasanya? Bagus! *kasih jempol gajah mada*

Jadi sebenernya bahagia itu sederhana ketika kita bisa mendapatkan teman baru dan banyak ilmu. Yup! yang selama ini gue cari setelah melewati penantian begitu panjang dan akhirnya ketemu juga sama Komunitas pecinta Anime di Cirebon. Gue seneng, gue ganteng. Ekhem! *benerin kerah baju*
Adalah KC-Bon : Komunitas Cosplay Cirebon. Berdiri sudah lumayan lama (katanya) dan sudah lumayan banyak juga anggotanya. Termasuk gue sebagai member baru :3
Member KC-Bon and other cosplayers
Ceritanya sore tadi. Sabtu, 13 JULY 2013. Gue sengaja dateng buat ngikut acara buka bersama yang diadain sama admin KC-Bon Ryuuki Icha di Q-noy cafe and resto - @GrageMall_Cirebon Lt.3. Yah... seperti biasanya gue kalau ngikut kopdar pertama kali itu rasanya pasti kaku banget kayak abis nelen linggis.

Senin, 01 Juli 2013

Sampai ke ujung dunia

Ketika tanpa sengaja playlist Mp3 ku mengalun lagu itu, lagu yang pernah Dia nyanyikan untukku.
"Selama kau belum jadi milik ku yang utuh, Aku akan s'lalu miliki mu...
Selama bumi masih kan terus berputar,  Aku akan s'lalu menuju mu...
Walau... ke ujung... Dunia..."
Begitu merdu suaranya. Dia terus memandangiku dengan senyum khas dari bibir mungilnya. Jika saja aku seorang wanita, mungkin wajahku yang memerah akan kelihatan kentara. Sayang, aku adalah lelaki berkulit sawo matang cenderung gelap sehingga bukan merah padam raut wajahku melainkan merah legam.
"Kamu tau, seperti lagu ini, aku tak tau bagaimana hidupku jika nanti aku dan kamu bukan lagi sebagai kita." Dipeluknya lengan ku erat sambil menyenderkan kepalanya manja. Ku elus rambutnya, "Sayang, Kita akan tetap menjadi Kita selamanya." Sesaat ku ciumi keningnya, 'Betapa cantik rupanya bidadariku ini' Aku membatin. Sepanjang malam kami habiskan berdua duduk dibangku panjang ditaman belakang rumahnya. Memandangi hamparan langit malam yang indah dipenuhi taburan kerlip bintang-bintang berkedip.
***

Sabtu, 29 Juni 2013

Karena tertawa bersama bisa membuat Kita lebih bersahabat :')

Seperti yang sudah gue ceritain sebelumnya disini. Hari ini, Kamis 27 Juni 2013, gue diundang sama temen sekantor buat ngehadirin acara syukuran pengangkatan karyawan doi. Acaranya bakal diadain disatu rumah makan sundah gitu. Ya... gue sih ok ok aja, kan. Apalagi dapet undangan makan gratisan begitu? Siapa coba yang mau nolak. Muahahaha... #MentalHorangKismin #NggakMauRugi
Kita udah janjian sekitar jam 4an. Nah, berhubung gue orangnya on time apalagi sama yang gratisan begitu harus sangat on time. Gue dateng sebelum jam 4. Nyampe tempat hajat, masih belum ada yang dateng bahkan yang empunya hajat. Ok, gue rela nunggu. Gue rela nunggu demi dapet gratisan. Mihihihi....
Waktu sudah menunjukkan pukul 16.40 menit lebih tapi mereka masih juga belum dateng. Berhubung gue datengnya bareng pacar, dan pacar gue ngambek gegara kelamaan nunggu. Jadi gue balik dulu dan dateng lagi pas jam 6. Iya jam 6 sore mereka baru pada dateng. Apa coba alasan mereka? mereka bilang kena macet. *Yaelah... lu kira di Jekardah pake acara macet gitu? Heuh -..-"
Ciyan kan si bebe jadi bete :|
Ok gue maafin demi yang gratisan. Intinya sih semua karena gratisan jadi semua termaafkan xD
Dan... beginilah acaranya....
Kyaaa~~~

Dia yang ku pilih :)

Kamis, 27 Juni 2013 Pukul 10.00 WIB.
Hari itu cuaca cerah seperti biasanya. Matahari dengan anggunnya memanggang menghangatkan bumi dengan sinarnya, awan-awan terlihat berarak mengiringi, angin berhembus pelan membelai halus setiap helai rambutnya. *eh? bukannya Dia pake jilbab ya?* **ah iya. Ok skip!
Prepare sebelum berangkat
Narcisme dulu seperti biasa xp
Ya! hari itu niatnya memang Kami akan menghadiri undangan acara syukuran teman. Kita berangkat dari rumah pukul 11.00 WIB. Mau ada perlu dulu soalnya. Setelah selesai keperluan, Kita cuz berangkat menuju tekape karena memang janjian jam 4an buat acaranya. Namun sayang, seperti yang sudah-sudah dan menjadi kebiasaan orang Indonesia. Janji jam 4 pun ngaret hingga jam enam. Parah? memang.
si bebe mulai bete nunggu x|

Jumat, 14 Juni 2013

Tips mendapat inspirasi menulis cerita



 
source
Keadaan paling kampret adalah ketika gue sedang asyik-asyiknya menulis sebuah artikel atau cerita untuk keperluan lomba maupun sekedar menulis untuk postingan blog  yang kemudian stuck ditengah jalan gegara kehabisan inspirasi buat nerusin tulisan tersebut. Kesel? Pasti. Apalagi kalau jadwal tulisannya sudah dikejar Deadline. Kalau saja diijinkan, mungkin gue udah macarin Yui Yoshioka, saking keselnya. #Ngawur 

Berbekal pengalaman kampret tersebut yang berulang kali terjadi. Gue sebagai seorang yang…uhuk, Ngganteng (Halah!). Mau berbagi tips supaya kejadian serupa tak terulang lagi dan lagi.

 :: TIPS MENDAPAT INSPIRASI UNTUK MENULIS ::

Cekidottt… !!!

Minggu, 09 Juni 2013

Cara Menyenangkan hati cewek

Dipilih... dipilih... seribu tiga... ayo dipilih...
Seperti yang pernah ditulis dalam buku 'Cinta Brontosaurus' nya Raditya Dika bahwa cewek dan cowok itu berbeda. Cewek berasal dari Venus dan cowok dari Mars. Kemungkinan itu bisa dibuktikan dengan contoh kemungkinan percakapan berikut :

*Sekumpulan Cuewek labil SMA  (Culas) nampak asyik menyantap makan siang dikantin sekolah sembari bergosip ria.*
"Girls, tau nggak. Kalo si Senny sekarang rambutnya cepak sebelah loh..." Kata salah seorang Culas berambut panjang.
"Wooo..." Sambut yang lain serentak.
"Iya, jadi kemaren itu gue liat dia sama cowoknya ke salon gitu. Terus pas keluar, kalian tau kan ya rambut pendek Senny itu nggak buang-get kan. Ini malahan pake acara dicepak-cepak-in segala gitu. Ieuh...!" Katanya lagi dengan tampang jijik.
"Biar dibilang mirip Rihanna kali tuh si Senny..." Cela Culas ber-rok mini, banget.
"Yakali Rihanna. Ringsek sih iya. Hahaha..." Pungkasnya dengan tawa setan.
"Wakakaka... ee... naminamina... ee... eh?" *kesambet shakira*
Maksudnya sih cuma mau ngasih tau gaya baru potongan  rambut Senny, gitu. Nah kalau gue coba-coba ngelakuin hal yang sama, sama genk tongkrongan gue, "Guys, lo tau nggak. Masa iya si Danny sekarang potongan rambutnya cepak gitu. Jadi mirip tukul dia. Buakakaka..." yang ada gue bakal digelonggong pake air kobokan sama mereka. :|

See? Itulah sedikit dari banyak perbedaan yang terjadi antara cewek dan cowok. Sebagian cewek lebih cenderung me-ribet-kan sesuatu yang sebenernya gampang. Sedang cowok lebih bisa men-sederhana-kannya :)
Sama halnya dengan pemikiran yang dimiliki oleh cewek dan cowok. Cewek itu lebih cenderung susah ditebak moodnya. Salah-salah kita yang nggak tau apa-apa kemudian terkena dampak dari apa-apa yang sedang terjadi pada diri cewek tersebut. Misal dia yang lagi PMS (Pre Menstruasi Syndrome). Biasanya cewek PMS tingkat ke-sensitifan-nya meningkat hingga 99,991%. Akibat yang timbul lebih berbahaya dari beruang hitam yang kelaparan. Seyem XoX"

Untuk itu, sebagai cowok yang baik hati, ramah, tamah, juga rajin menabung (Menabung dosa maksudnya. Kekeke...). Gue mau berbagi tips bagaimana cara menyenangkan hati cewek yang sedang labil. Cekidottt...!

Sabtu, 01 Juni 2013

A Film by Raditya Dika : Cinta Dalam Kardus

Setelah kemarin puas menonton CINTA BRONTOSAURUS, sekarang  ada lagi Cinta Dalam Kardus. Masih dengan penulis skrip yang sama yaitu Raditya Dika. Film layar lebar ke-3 nya ini diharapkan bisa kembali memberikan penjelasan tentang apa itu Cinta sesungguhnya.
Film Cinta dalam Kardus adalah film layar lebar bergenre komedi romantis yang akan dirilis 13 Juni 2013 mendatang serentak dibioskop-bioskop seluruh Indonesia.
Inti cerita Cinta dalam Kardus adalah Miko, seorang cowok yang canggung, ingin mencoba standup comedy untuk melupakan problemnya dengan pacarnya, Putri. Namun, ketika di atas panggung, Miko malah menceritakan barang-barang peninggalan 21 mantan gebetan-gebetannya yang dia simpan di dalam kardus. Seiring dengan dia menceritakan barang-barang tersebut, Miko belajar sesuatu yang penting tentang cinta. Sumber.

Berikut Trailer Film Cinta Dalam Kardus. Cekidot... !


Nggak sabar nunggu tanggal 13. Nyannn... :3

Ja matta ne...

Jumat, 31 Mei 2013

Diatara Hujan

 
Hujan itu gue banget. Kenapa? karena hujan selalu mampu mengembalikan memory indah tentang masa lalu dengan caranya. Bau khas tanah basah yang diciptakannya membuat pikiran adem. Juga ketika memandangi setiap tetesnya, entah itu dari balik jendela kamar maupun ditempat gue berada saat terjebak hujan. Hujan selalu menciptakan suasana romantisme diataranya. Seperti sore kemarin, saat gue bareng pacar secara nggak sengaja kejebak hujan pas mau pulang seusai ngedate. Itu moment favorite gue, dimana gue bisa dengan jelas melihat wajah cantiknya yang basah oleh ribuan tetes hujan. Dia nampak lebih lucu ketika dia mulai mengusapkan handuk kecil untuk mengeringkan wajahnya. Nggak sedetikpun gue lewatkan untuk memperhatikan moment-moment seperti itu. Apalagi ketika dia mulai mengigil kedinginan, inilah saatnya peran gue sebagai pacar bertindak lebih agresif menghangatkan tubuh mungilnya dengan merelakan hoodie merah gue untuknya. Gue rela mati kedinginan asalkan dia bisa hidup dalam kehangatan. So romantic, dude :) *efek nonton cinta fitri* hhe...

'Halah! dasar tukang mimpi!'
'Ehehehe... maap deh maap :3'
'Maap, maap mulu lo udah kayak mpok Minah :/'

Ok. Fokus!

Me on vacation : ANCOL

Itu Monas. Iya, MO-NAS ! ekhemmm... *benerin kerah baju*
Rutinitas yang monoton setiap hari adalah salah satu penyebab kenapa gue sering sekali mengalami stress. Pekerjaan yang menuntut gue untuk berproduksi sesuai target perusahaan semakin membebalkan otak gue terhadap kepekaan lingkungan sekitar. Siklus hidup gue serasa sudah nggak ada rasanya lagi. Pagi Makan-Kerja-Tidur-Makan-Kerja-Tidur-Kerja-Kerja-Kerja… begitu terus sampai kiamat.
Hingga pada akhirnya saat itu tiba. Dimana gue bareng temen satu kantor diajakin Holiday sama BIG BOS ke ANCOL. Iya, ANCOL. Seneng? Pasti. Mungkin buat kalian yang orang Jakarta, berkunjung ke ANCOL bukanlah hal yang WOW. Tapi buat gue bareng temen-temen itu adalah hal yang WOW.
S-4
S-3

(e)S-Doger
Ada beberapa tempat lainnya juga yang kami kunjungi selain ANCOL yaitu Masjid Kubah Mas – Depok, dan Kebun Binatang Ragunan – JakSel.
Untuk Bonbin Ragunan sendiri gue udah uninterested sama tempatnya. Soalnya gue sudah beberapa kali berkuntung ditempat itu. Bisa dikatakan bosen juga sih kesitu. Palingan Cuma absen sama ‘kakak’ seperguruan (Baca : Monyet).
Berikut beberapa foto-foto ababil gue bareng mereka. Cekidottt… !!

18 MEI 2013

Rabu, 29 Mei 2013

Puisi Hujan

 :: PUISI HUJAN ::

Senja kelabu tenggelam dalam dekap awan hitam,
Mengikis kilau mentari,
Berarak mengikuti arah angin,
Berhembus pelan, pelan, dingin.

Kilat dan petir bersahutan kemudian,
Angin bertiup sedemikian kencang-kencang,
Terpapar awan menghitam,
Gelap, Legam, Padam.

Setetes demi setetes tak terbendung,
  Beramai ramai jatuh,
Basahkan tanah, daun, pun juga ranting pepohonan,

Hujan.

by @benhatake
 ***

 Ja matta ne...

Kamis, 23 Mei 2013

The Fabulous Udin : Maaf, ku pinjam mimpimu sebentar

The Fabulous Udin : Semua seakan mudah saat Ia ada
Inong duduk berdua diberanda rumah bersama Suri, teman satu sekolah yang baru beberapa bulan dikenalnya. Perbincangan antara keduanya begitu asyik terlihat. Nampaknya mereka sudah begitu akrab, “Nong, kalo kamu ada di posisi aku. Kira-kira apa yang ingin kamu inginkan sebelum saat terakhirmu tiba?” Tanya Suri datar. Matanya menerawang jauh entah kemana, Sangat jauh.
“Aku mau dia menemaniku terus tiap hari. Lalu, pada saatnya tiba, aku akan meminta dia memelukku erat-erat. Dan saat memejamkan mata, aku akan merasa dia menemani tidurku, selamanya. Ohh… seandainya itu terjadi, aku pikir, aku benar-benar rela menggantikan posisimu, Suri. Kamu melanjutkan hidupmu, aku berbaring dipelukan-Nya. Sungguh, aku mau… “ Segurat senyuman tulus menghiasi bibir mungilnya. Manis.
Suri melongo mendengar ucapan Inong barusan. Beberapa saat kemudian, “Oh my Godness… Itu manis sekali, Inong. Seandainya aku bisa merasakan hal sepertimu, aku nggak mau menukar posisiku.”
“Aku tahu. Itu memang mimpi yang indah.”
“Kalo begitu, jika waktunya tiba, bolehkah aku meminjam mimpimu sebentar?”
“Maksud kamu?” Inong mengernyitkan dahi.
“Aku juga mau punya akhir cerita seperti dalam khayalanmu. Berbaring dalam pelukan orang yang kita cintai. Pasti indah, ya.” Pungkas Suri dengan senyuman penuh arti dari mimiknya.

-Segitiga Cinta Monyet. Hal. 125 #TheFabulousUdin-
+++
Yatta… akhirnya selesai juga baca Novelnya Rons ‘Onyol’ Imawan (@WOWkonyol) ‘THE FABULOUS UDIN : Semua seakan mudah saat Ia ada’. Novel bengenre remaja terbitan Bentang Pustaka (@bentangpustaka) ini sungguh sangat menyentuh sekaligus banyak sekali memberikan ilmu pengetahuan baru serta manfaat tentang akhlak bagaimana sebagai seorang remaja  seharusnya.

Kisah perjalanan seorang bocah yang masih duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama ini sukses membuat gue sebagai pembaca merinding disko ketika Ia menunjukkan beberapa adegan dengan gaya khasnya dalam cerita tentang bagaimana sebuah kebijaksanaan yang seharusnya dimiliki seorang dewasa justru bocah yang notabene masih bau lengkuas kunyit mampu memberikan pelajaran bagaimana seharusnya seorang dewasa bertindak. Awasome.
UDIN. Hanya Udin. Namanya hanya empat huruf. Dialah sang tokoh utama. Seorang social genius. Digambarkan sebagai sesosok bocah kampung yang memiliki ketampanan tingkat kota, putih, bersih, matanya agak sipit. Tidak heran jika seseorang yang baru mengenalnya tidak akan menyangka jika dia hanyalah anak kampung yang doyan main ke hutan ataupun ke pantai. Ciri khasnya adalah dia yang selalu mengenakan topi kemanapun Ia pergi. Satu lagi, Udin tidak fasih berbahasa inggris. Bukan, bukan dia enggan belajar bahasa Inggris. Justru dengan tingkat IQ macam Udin, menguasai bahasa Inggris bisa dikatakan amat sangat mudah dimengerti. Tapi, sederhana saja apa alasan Udin tidak melakukan hal tersebut. Menurutnya, ‘Bahasa Indonesia adalah bahasa paling seksi di dunia. Dia tidak akan pergi kemana-mana, dan dia tidak membutuhkan bahasa lainnya.’ Begitulah alasan Udin setiap ada yang memprotes kemampuan bahasa Inggrisnya.
Betapa polosnya Udin soal bahasa Inggris -..-"
Dengan ciamik membawakan karaktek yang menurut gue sangat-sangat-mengaggumkan. Betapa tidak, dalam cerita Ia mampu menyelesaikan masalah segenting apapun dengan mudah. Dengan permainan psikologi yang dibuatnya, dengan berbagai teka-teki yang sederhana namun dengan berjuta makna.

Rabu, 22 Mei 2013

Welcome to the jungle, Nak!



Si baby salah pokus :/
Kamis, 16 Mei 2013 Pkl. 16.15 WIB.  Disebuah Rumah Bersalin, lahir seorang bayi berjenis kelamin perempuan dengan alhamdullillah sehat walafiat tanpa kurang suatu apapun x)
Anak dari adek laki-laki ibu gue yang nomer 2. (Fyi, mereka 12 bersaudara, 2 diantarannya sudah meninggal). Jadi paman lagi? Nambah tua dewasa dong gue? berarti gue… om-om. Begitu kah? ‘Iya ben. Elu emang om-omHEH!
Benar kata pepatah, buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya. Kecuali buah itu dibawa tupai, terus dijatuhin ditempat nun jauh diujung sebrang. *Halah!*
Si baby lucu ini memang mirip sekali sama bapaknya. Putih, bersih, matanya agak belo, Rambutnya keriting, unyu-unyu gitu. Justru tidak ada kemiripan dari sang Bunda. Heran? Gue juga. Yah… meskipun gue nggak begitu suka sama anak kecil. Kenapa? Simple, karena gue bukan pedopil juga nggak mau disangkain om-om pedopil. Tapi kalau sama baby baru lahir sih, suka lah dikit-dikit. Apalagi noh, si pacar antusias banget, “ a, ini baby nya dipinjem aja yah. Dibawa pulang, gitu. Hehe… abis lucu sih… ” Katanya Sambil nyiumin pipi gue si baby. “Ini bukan maenan, bey. Bukan!” *Mati*

Senin, 20 Mei 2013

CINTA BRONTOSAURUS ; Love no need a reason

Tiba-tiba Edgar nyelonong masuk kamar Dika dengan maenan Tiranosaurus miliknya dengan muka kusut kayak kancut,
"Kenapa kamu, Gar?" Sambut Dika melihat adek bungsunya yang bermuka kecut.
"Yasmin bang..." Yasmin, cewek incaran Edgar. Temen satu sekolah.
"Kenapa Yasmin?"
"Dia hamil bang. Hamil!"
"Hah?! Hamil? Emang kamu apain Dia, Gar?"
"Jadi, tadi siang pas jam istirahat, Aku mencium pipi Yasmin di kantin, bang. Dia Hamil, bang."
"Hahaha... kamu becanda, Gar. Mana mungkin Dia hamil kalo cuma dicium doang."
"Jadi Yasmin nggak hamil, bang?"
"Ya enggaklah. Lagian kamu sama aja kayak abang dulu yang nyangkain Ine hamil gara-gara pegangan tangan."
"Itu namanya Cinta Monyet, Gar." Dika melanjutkan.
"Iya, itu namanya Cinta Monyet. Cinta-cinta-an. Suka-suka-an anak SD. Nggak serius, Gar. Ya... kamu sama Yasmin itu."
 "Aku bukan monyet, Bang!"
"Ok, kalo kamu bukan monyet. Coba jawab pertanyaan abang. Apa alasan kamu suka sama Yasmin?"
"Alasan, bang? Bukannya kalo suka itu suka aja ya, kalo sayang ya sayang aja kan, bang?" Jelas Edgar polos.
" ..... "
Dika yang pada saat itu sedang berantem sama Jesicca, pacarnya. Pada akhirnya Dika sadar dengan sikapnya terhadap Jesicca itu salah. Apa yang dikatakan Edgar barusan adalah jelas. 'Cinta tidak butuh alasan.'
***
Gue yang sejak dulu koar-koar ngaku-ngaku Fans Fanatik Raditya Dika. Itu loh penulis bestseller Novel KambingJantan. Setelah 11 hari berlalu sejak kemunculannya dibioskop-bioskop 8 Mei lalu, baru kali ini gue diberi kesempatan untuk menonton Radith langsung. Eh, i mean nonton Filmnya langsung. You know lah, gue kan excecutive muda gitu jadi ya... sibuk banting tulang sampai nggak ada waktu untuk sekedar menghirup napas. Saking sibuknya. *Mendadak kejang* #FansKarbitan #FansGagal
Minggu, 19 Mei 2013 Pukul 13.15 WIB lebih cepat dari jadwal yang tertera di tiket masuk Pukul 13.45 WIB. Seneng? pasti. Terlebih lagi gue nontonnya bareng pacar tercinta, Nyonya Laella (@LaellaFyuenz) juga dua orang temen yang lagi dimabuk cinta, Thomasi dan Irma (kalau nggak salah sih itu nama gebetannya). Jadilah kita nonton CINTA BRONTOSAURUSnya berempat. Double date. *Ciyeee... Ciyeee...

Jumat, 17 Mei 2013

MOVE ON

Diluar hujan mulai turun lagi. Sejak sore tadi memang suara gemuruh sudah lama saling bersahutan. Sesekali terdengar begitu menggelegar. Menyeramkan. Melihat cuaca yang seperti itu tingkat kemalasan gue bertambah menjadi 10x lipat lebih malas bahkan untuk sekedar beranjak dari atas kasur.
Berhubung kerja lagi libur, nguli-ah juga nggak ada jadwal. So, seharian ini gue habiskan hanya dengan bermain leptop sambil sesekali baca buku. Gue lebih suka melakukan hal tersebut ketimbang harus ngekor sama temen gue yang doyan nongkrong sana-sini
Gue baru sadar, ketika melihat sekeliling kamar. Tembok-tembok kamar gue dipenuhi poster-poster ababil bergambar Naruto and Fren. Beberapa foto gue dari jaman gue madrasah sampai sekarang nguli-ah sambil kerja, semua terpampang dengan indahnya. Ada juga foto-foto ababil adek gue [Cowok, 14th, SMP kelas 8] Fyi, gue satu kamer bareng adek gue. Yang paling bikin absurd dari sekian banyak poto dan poster yang terpajang, gue sama adek gue itu beda aliran. Gue sebagai otaku (katanya) sedangkan adek gue sebagai SM*SHBLASH.  Itu tuh sebutan para fans fanatik boyband yang anggotanya semi-lekaki yang kalau lagi perfomance suka pake kaos yang belah dadanya keterlaluan. Gue heran, itu mau nyanyi apa mau menyusui, sih? :|
Gegara itu juga gue sering banget berantem kecil sampai kadang berantem besar sama adek gue,
"Dek, lu mending ganti idola deh timbang ntar lu jadi kayak mereka (semi-lelaki) gitu." Gue kesel.
"Lah mending gue SMA*SHBLASH. Timbang aa tuh, kayak anak kecil tiap hari kerjaanya nonton kartun mulu."
"Kartun sama Anime itu beda, dek." Gue berkilah.
"Halah, sama aja a. Sama-sama tontonan anak kecil itu mah..." Kata adek gue dengan songongnya.
"Eh, dibilangin ngeyel lu. Terserah deh. Awas lu kalo ntar dikamer ini ada peralatan make up. Itu pasti ulah mu!" Gue toyor kepala adek gue.
"Enak aja. aa tuh, awas aja kalo dikamer ini ntar ada..."
"Ada apa?!" Gue siap dengan kapak 212 ditangan. Siap tebas.
"Uhmmm... anu... itu... ah gue mau makan dulu. Minggir a." Katanya sambil berlalu ke dapur.
Jangan tanya. Gue lagi-lagi memenangkan perdebatan itu dengan sadisnya. Muahahaha...

'Btw, lu sebenernya mau cerita apa sih ben? Nggak jelas deh...'
'Eh, maap. Kebiasaan, lupa. Hehehe...'
'Serah deh. Kalo gitu terus, ogah mampir-mampir blog lo lagi. Kapok.'
'Iya deh iya... ini baru mau fokus.'

Selasa, 07 Mei 2013

Perang dingin calon pemimpin desa

"Pemimpin yang baik bukan mereka yang hanya mau mendengarkan saja melainkan mewujudkan apa yang disampaikan rakyatnya."
-Anonim.

Beberapa bulan ini, gue beserta masyakat desa sedang di jor sama calon-calon kepala desa dengan berbagai macam bantuan berupa makanan pokok seperti sembako, beras, gula, mie instan, minyak goreng juga banyak lain sebagainya. Seneng? pasti. Betapa tidak, semua bantuan yang diberikan secara bergantian hampir satu minggu sekali oleh calon-calon kepala desa ini, tentunya membuat dapur warga semakin lama mengebul. Tapi, itu semua bukanlah hal cuma-cuma. Ada maksud terselubung dibalik bantuan-bantuan tersebut. Tidak lain dan tidak bukan adalah untuk merebut simpatik warga agar supaya menyumbangkan suaranya ketika pemilihan nanti. Pamrih.
Sample bantuan yang diberikan beberapa bulan belakangan. Nice :|
Entah semacam tradisi atau bagaimana, gue juga kurang paham. Yang jelas setiap kali ada pergantian pemerintahan desa, hal seperti inilah yang akan terjadi. Warga menjadi mendadak sejahtera kehidupan dapurnya hanya karena satu suara yang mereka punya.

Senin, 06 Mei 2013

INDIGO : Tolong jelaskan!

 "Rin, kamu ngomong sama siapa sih tadi?" Tanya Senny heran.
"Oh, itu? nggak kok. Bukan siapa-siapa." Jelasnya datar.
"Tapi barusan aku liat kamu entah ngobrol sama siapa gitu?"
"Nggak ada apa-apa. Eh, ke kantin yuk, laper nih!"
Senny mengernyitkan alis, Ia heran dengan tingkah sahabatnya itu. 
***
Bel pulang tengah berbunyi, sedemikian siswa-siswi berhamburan keluar kelas. Terlihat beberapa dari meraka berlarian menuju gerbang sekolah, nampaknya mereka sudah tak sabar ingin segera pulang kerumah. Justru beberapa nampak santai sambil berbincang asyik dengan kawan sebaya. Sedang Aku? disini, duduk di bangku pinggir lapang upacara menunggu hingga sepi barulah aku beranjak pulang. Entahlah, aku tak begitu suka keramaian.
Kata mereka sih aku dianggap 'aneh' karena dalam beberapa kesempatan, mereka memergoki ku seperti berbincang dengan seseorang yang pada kenyataanya tidak ada siapa-siapa disana. Memang benar, mungkin 'mereka' tidak benar-benar nyata tapi bagiku mereka memang ada.

Tiba-tiba Ririn menarik lengan ku, mengumpatkan ku dibalik punggungnya. Wajahnya pucat dengan sorot mata berubah tajam kebiruan, "Jangan ganggu teman ku!" Bentaknya.
Aku bingung, aku takut. Entah takut sama siapa, yang jelas perasaan takut itu menjalar dasyat ditubuh ku. "Pergi!" Tangannya seolah-olah mengibaskan sesuatu yang tak nampak oleh mata ku. Setelahnya, perasaan takut itu berangsur hilang seiring raut wajahnya yang kembali normal.
"Kamu nggak apa-apa kan?" Katanya kemudian.
"I..iya. Aku nggak apa-apa." Aku masih terlalu takut untuk menanyakan apa yang barusan terjadi.

Rabu, 24 April 2013

The Mind Reader

 
###
BRUKKK !

Lagi-lagi Ririn menangis tanpa sebab. apa yang barusan dia rasakan membuat dadanya mendadak sesak, tak mampu menahan derasnya air mata dari pelupuk matanya.
"Rin, kamu nggak apa-apa, kan?" Senny mulai khawatir.
"Dia butuh pertolongan." Ujar Ririn membingungkan.
"Siapa yang kamu maksud 'Dia' itu?"
"Kita harus segera menolongnya, aku nggak mau ini terjadi lagi."
Senny semakin dibuat bingung saja, Ia tidak mengerti apa yang Ririn maksudkan. Meski begitu Senny dengan setia membelakangi langkah Ririn yang Ia sendiri tak tau mau dibawa kemana. 
"Rin, sebenernya mau kemana sih kita?"
Dengan langkah yang semakin dipercepat, Ririn tak menggubris setiap kebingungan yang Senny lontarkan kepadanya.
"Lily...!" Senny shock melihat pemandangan didepannya. Ia masih belum yakin dengan apa yang barusan dilihatnya dengan mata kepalanya sendiri. Darah nampak mengalir deras dari lengan kiri seorang gadis berseragam putih-abu sama sepertinya.
Ririn yang sudah menduga kejadian ini sebelumnya, segera merangkul Lily yang terkapar, "Sen, bantu aku bawa Dia ke UKS, cepet!"
"I...iya"
Kejadian yang tak diinginkan Ririn terjadi lagi. Lily seorang gadis yang tak disengaja ditabraknya siang tadi dikoridor sekolah tengah terkapar dengan beberapa jahitan di pergelangan tangan kirinya. Rupanya Ia mencoba bunuh diri ketika tau pacarnya enggan bertanggung jawab atas perbuatannya menghamili Lily.

Selasa, 23 April 2013

A Film by Raditya Dika : Cinta Brontosaurus

Story teller of Raditya Dika : Cinta Brontosaurus
Kyaaa ~ ~ Akhirnya filmnya si abang Absurd Raditya Dika bentar lagi rilis. Yeyeye... Lalala... Yeyeye...
Setelah sukses dengan Film pertamanya berjudul Kambing Jantan. Kini Radith kembali dengan Film layar lebar keduanya. Seperti buku keduanya 'Cinta Brontosaurus' judul film yang akan rilis Mei 2013. Eits... jangan salah, meski serupa namun tak sama. Berbeda dengan cerita di buku CB tersebut, di Film Cinta Brontosaurus nanti tidak lagi menceritakan kisah absurd kehidupan sehari-hari Radith melainkan lebih menceritakan tentang bagaimana seorang Raditya Dika yang baru saja mengalami fase terberat dalam hidup yaitu putus  cinta (lagi) mencoba untuk bangkit dari keterpurukan sampai pada akhirnya Dika dipertemukan dengan seorang Jesicca yang memiliki jalan pikiran sama anehnya seperti Dika. Semakin Dika mengenalnya, semakin dia bertanya, "Apakah Cinta bisa kadaluarsa?"

Minggu, 21 April 2013

Tetes Terakhir

Source : Google
###
Musim tengah berganti, namun Aku masih disini, diam tak beranjak. Seperti sudah menjadi kebiasaan ketika sedang libur kuliah seperti sekarang ini, hanyalah bermalas-malasan di kamar. Apalagi suasana begitu mendukung untuk tetap berdiam diri di kamar, di luar hujan cukup deras. Setelah kuambil secangkir coklat hangat dari dapur, lantas Aku duduk di jendela, menatap setiap tetes butiran hujan dari baliknya. Entah darimana asalnya, serpihan-serpihan masa lalu itu kembali mengusik khayal ku. Dia yang dulu pernah menjadi bagian dari setiap episode kehidupan ku, kini kembali tanpa permisi.

Beberapa hari lalu, ketika Aku sedang disibukkan melayani pembeli di toko sembako milik paman. Ini kegiatan ku selama dua minggu libur semester, membantu paman berjualan di toko kelontong miliknya. Timbang hanya buang waktu di kamar lebih baik disini, sambil belajar juga bagamana paman bisa sukses dengan usaha dagangnya ini. Aku kira Dia lengganan toko paman, seseorang yang wajahnya tak asing lagi bagiku, 
"Hei, apa kabar?" Katanya tiba-tiba.
'Siapa Dia ini berlagak sok akrab begitu.'
"Kamu Dody, kan?"
"Iya saya Dody. Maaf, ada yang bisa saya bantu, mbak?"
"Masa nggak inget sih sama Aku?" Tanyanya manja.
"Maaf, siapa?"
"Ini Aku, Dod." Jelasnya sumringah.
"Bentar-bentar. Uhmmm... kamu?"
"Iya, ini Aku."
"Oh iya, Aku inget. Apa kabar kamu?"
"Ih... kan Aku duluan yang nanya gitu dan belum kamu jawab."
"Heh? maaf, iya Aku baik. Kamu?"
"Gitu dong, Aku baik juga."
Kemudian masing-masing kami tenggelam dalam suatu percakapan dengan sesekali terdengar suara tawa darinya yang memang sudah sekian lama baru aku dengar lagi sekarang, rasanya berbeda.
***
 "TRUTTT...!" New message tertera dilayar Hape ku.

From : +6283824331xxx
"Malem gini lagi ngapain?"

'Siapa malam-malam begini SMS? nggak pake nama pula?' Aku pikir, ah... sudahlah barangkali iseng. Aku pun kembali fokus ke tugas kuliah lagi. Selang lima menit kemudian, Hape ku bunyi lagi masih dari nomer yang sama.

From :  +6283824331xxx
"Kok nggak bales? udah bobo ya? :'(" 

"Maaf siapa?"
Send.

From :  +6283824331xxx
"Oia gud nait. Misu :) "

Aku heran, orang ini makin nggak jelas saja, Aku biarkan tak membalas dan kembali larut dalam tugas yang sudah menanti deadline lusa hari. Libur dua minggu rasanya begitu cepat berlalu, mungkin juga karena liburan ku sibukan dengan membantu paman ditoko, jadi nggak terasa kalau liburan sudah berakhir.
Pukul 02.30 dini hari, akhirnya tugas itu selesai dengan damainya berharap mendapat nilai yang sebanding dengan pengorbanan saat pengerjaanya. Aamiin :)

Sabtu, 20 April 2013

Japanese Singer : Yui Yoshioka (YUI)

Source : Google
Nama : Yui Yoshioka (Yoshioka-marga ibunya)
Lahir : Fukuoka, 26 Maret 1987
Cita-cita : be a popular singer
Gol. Darah : AB
Zodiak : Aries
Hobi : Menonton film, Membaca buku, Bermain Bulu Tangkis 
TB : 155 cm
Favorite Place : Pantai Shingū Fukuoka, Jepang.

YUI (ditulis dengan huruf besar semua), Mulai menulis lirik lagu sejak di bangku SMP berjudul 'Why Me'. YUI selalu membawa gitar kemana saja Ia pergi. Bercita-cita sebagai penyanyi terkenal, YUI rela memutuskan untuk berhenti sekolah demi mengejar cita-citanya sebagai penyanyi, lalu kemudian mengambil kursus musik di kota Fukuoka, Jepang. Memulai debutnya dengan mengikuti audisi pencarian bakat 'SD Audition" oleh Sony Music Japan dengan membawa tiga buah lagu ciptaanya sendiri, Why me, It's happy line, dan I know. YUI berhasil menyabet juara dan menjadi rebutan banyak produser rekaman. Kesuksesannya tidak berhenti disitu, YUI juga merambah dunia acting sebagai pemeran utama dalam Film Taiyo No Uta, rilis Juni 2006 diproduksi oleh FujiTV. Juga banyak single lagu YUI yang dijadikan sebagai themes song serial Anime atau pun serial drama/Film. Seperti : Rolling Star - Bleach, again - Fullmetal Alchemist Brotherhood, Tommoro's way - Film Hinokio, My Generation - serial drama Seito Shokun!, LOVE & TRUTH - Film Closed Note, dan Understand - Film Sidecar ni Inu
Sejak kemunculannya diranah hiburan Jepang, sampai sekarang YUI berhasil menerbitkan 9album dari banyak single yang Ia ciptakan, yaitu :
Beberapa single YUI (SUMMER SONG, I'll be, again, dan GLORIA) berhasil merajai  Oricon Weekly Sales (Puncak tangga lagu terfavorite di Jepang). Dengan ini, YUI berhasil memegang predikat empat single konsekutif (empat single terakhirnya menduduki puncak oricon berturut-turut). Sumber-Wikipedia.
Lepas dari itu semua, kira-kira tahun 2009 waktu itu gue masih duduk dibangku SMA SMK kelas XI dan sedang menggeluti kursus bahasa Jepang, gue pun mencari referensi  Film Jepang juga lagu-lagu Jepang sebagai pengenalan lebih lanjut tentang bagaimana cara orang Jepang berdialog dan bersosialisasi. Lantas gue dikenalin lagu-lagu YUI beserta Film yang dibintanginya sama temen gue, Yuliana Kusuma Dewi, @Iyulquiora. Sejak saat itu gue demen lagu-lagu Jepang terutama YUI. Kenapa gue sampai kepincut sama dara asal Jepang ini adalah suaranya yang menurut gue imut-imut-semut gitu, pandai main gitar (gue aja yang laki gagap instrumen:( ), ditambah wajahnya yang innocent, bikin gue nambah klepek-klepek liatnya :).  Kalau saja YUI mau jadi pacar gue, mungkin gue nggak bakal beranjak dari kasur. *hentai*

Minggu, 07 April 2013

Android Hape ku Pulsa Nyawa ku



“Wih… Hape baru nih. Keren juga.”
“Eh? nggak juga, ini hape udah lama kok :)
“Minjem dong buat telpon pacar :3”
“Uhmmm… maaf nggak ada pulsa :(
“Aih… Hapenya keren tapi nggak punya pulsa, percuma :p”
“…”
Gue sering banget kehabisan pulsa kayak gitu, dan nggak tau kenapa kalo lagi bokek pulsa terus banyak yang ngirim SMS, jelas gue nggak bisa bales. Atau banyak juga yang tiba-tiba minjem Hape buat nelpon. Endingnya pasti gue dikecengin sama yang mau minjem Hape kalo ‘Hape aja keren, tapi miskin pulsa, percuma.’ Begitu katanya. Jelas gue tengsin :|
Memang sih Hape gue lumayan keren, secara Hape gue udah berbasis Android mennn… kalo dibandingin sama Hape temen gue yang bentuknya aja bisa kali bikin maling pingsan kalo dipukul pake Hape model gitu, Jadul. Tapi yah gitu, Hape gue mendadak tidak lebih keren dari hape jadul punya temen gue cuma gegara nggak punya pulsa. Hiksss… *nagis dipelukkan princess syahrini*
#BedaKasta #BedaHape #BedaType #BedaPokoknya:D
Sialnya, setiap kali gue kehabisan pulsa atau mendadak butuh pulsa, nggak ada satupun counter pulsa yang buka. *Mana ada counter pulsa buka tengah malem gitu, woi!
Yang paling gue keselin yaitu ketika gue lagi asyik-asyiknya online via laptop kemudian koneksi internet mendadak terputus tanpa pemberitahuan terlebih dahulu bahwa pulsa modem telah habis. Semacam kampret pake banget :||

Sabtu, 06 April 2013

Jangan anggap Pecinta Anime anak kecil


Anime (Baca : A-ni-me [アニメ] bukan A-nim) adalah Animasi khas Jepang yang setiap characternya diadaptasi dari character Manga atau komik Jepang dan setting tempat yang lebih cenderung menggambarkan sebagaimana suasana di Jepang. Seperti Naruto, One Piece, Dragon Ball, Death Note, Bleach, Guilty Crown, Kimi no iru machi, Sanka Rea, High School Of The Dead, High School DxD. *eh, skip dua terakhir, itu Anime Hentai (mesum) xD*
Kenapa gue tiba-tiba ngomongin soal Anime? Karena kalau gosipin Eyang Subur itu sudah terlalu mainstream xP
Jadi kenapa gue tiba-tiba bahas soal Anime? Bukan, bukan gue mau review tentang Anime hentai terbaru melainkan gue mengklarifikasi sama mereka yang mengganggap bahwa Anime identik sama dengan anak kecil dan menyamaratakan semua pecinta Anime sama dengan anak kecil tersebut. :|
Hell-o…! Gue paling sebel kalau sudah dianggap anak kecil sama mereka yang menggap gue anak kecil. Entah itu temen main dirumah, tetangga, sodara, pacar, juga temen kerja gue dikantor. Gue gedeg aja dengernya. SROTTT…! *sedot ingus*
Nggak heran memang, mengingat gue yang maniak soal yang berbau Jejepangan sama tontonan gue yang mengenai Anime itu, lantas mereka ngejugde gue seolah-olah gue ini anak ingusan yang bau prengus dan menjijikan, dimana hobby sedot ingus dan nempelin upil dikaki meja? Hah! Sumpah ini gue banget bukan gue banget. Hih!
Masa iya, setiap ada yang menganggap gue anak kecil karena tontonan gue Anime, terus gue kudu ngejelasin panjang lebar kali tinggi sama mereka satu-persatu tentang sejarah terbentuknya Anime dan bagaimana gue bisa suka sama Anime tersebut. Yakan nggak mungkin :/ Lagian mereka ngapain sih peduli amat sama apa yang gue sukai dan nggak. Toh selera orang masing-masing kan? Memangnya mereka siapa? Ribet banget kayaknya. Heuh :/

FYI, di Jepang, Sekarang ini Anime bukan lagi sebagai tontonan anak dibawah umur melainkan sudah menjadi tontonan anak diatas umur juga. Ragam Anime itu banyak, apalagi sekarang tidak jarang jenis Anime bergenre dewasa dan ada pula yang sampai vulgar. Hadeuh -..-“
Jadi buat para orang tua, mohon diawasi anak-anaknya yang masih dibawah umur ketika sedang menonton Anime tersebut. Salah-salah si anak malah nonton jenis Anime yang bukan untuk konsumsi anak seusianya. Kan bahaya :|
Bukan untuk dibawah umur
Mupeng :|

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...